Showing posts with label properti. Show all posts
Showing posts with label properti. Show all posts

Monday, January 18, 2016

PT Pakuwon Jati Tbk Dominasi Pasar Apartemen di Surabaya


Berhasil menuntaskan tiga proyek apartemen sepanjang tahun 2015 kemarin telah menjadikan PT Pakuwon Jati Tbk (Pakuwon) sebagai pengembang terkemuka yang mendominasi  pasar apartemen di Surabaya.

Ketiga proyek apartemen yang dibangun oleh perusahaan pengembang milik Alexander Tedja ini selama tahun 2015 adalah apartemen Tanglin Mansiona yang berlokasi di Surabaya Barat dengan kapasitas 940 unit, apartemen Orchard Mansion di Surabaya Barat berkapasitas 940 unit dan Educity Apartment (Yale dan Princeton Tower) yang berlokasi di Surabaya Timur dengan kapasitas 1.818 unit.

Artinya, pengembang dengan kapitalisasi pasar Rp 22,6 triliun ini menguasai pasar apartemen di Surabaya sebanyak 3.698 unit atau sebesar 79,39 persen dari jumlah total apartemen tersedia sebanyak 4.658 unit.

Selain Pakuwon, berdasarkan informasi dari Colliers International Indonesia, pasokan unit apartemen lainnya di ibu kota Jawa Timur ini dipersembahkan oleh pengembang Dian Istana Group  melalui apartemen Marvell City yang berlokasi di Surabaya Timur dengan kapasitas 360 unit serta pengembang Guna Wangsa Kreasindo Group yang membangun Tower A Gunawangsa MERR di Surabaya Timur dengan kapasitas 600 unit.

Masih menurut Colliers International Indonesia, untuk proyek pengembangan apartemen yang baru dimulai pada semester kedua tahun 2015 di Surabaya tercatat sebanyak tujuh proyek yang akan menyumbangkan total 4.150 unit apartemen.

Ketujuh proyek apartemen yang sedang berjalan pembangunannya tersebut adalah Tower C dan D apartemen Bale Hinggil yang dikembangkan oleh PT Tlatah Gema Anugerah dengan kapasitas 900 unit dan apartemen Grand Dharmahusada Lagoon (North East Tower) yang dikembangkan oleh PT PP Properti Tbk dengan kapasitas 840 unit. Kedua apartemen ini berlokasi di Surabaya Timur.

Selanjutnya ada apartemen BeSS Mansion yang dikembangkan oleh PT Mandiri Sukses Sejahtera berkapasitas 723 unit dan apartemen Madison Avenue oleh PT Kertabakti Raharja dengan kapasitas 800 unit. Keduanya berlokasi di Surabaya Selatan.

Kemudian di Surabaya Barat  ada apartemen Graha Golf (2 menara) yang dikembangkan oleh PT Intiland Development Tbk dengan kapasitas 158 unit, apartemen Darmo Hill (Rosewood Tower) oleh PT Lamicitra Nusantara berkapasitas 500 unit dan apartemen dan The Rosebay Graha Family oleh PT Intiland Development Tbk dengan kapasitas 229 unit.

Saturday, January 2, 2016

Bakrie Akan Bangun 5 Menara Baru untuk Apartemen Sentra Timur Residence

Menyusul keberhasilan membangun dan menjual lima menara apartemen Sentra Timur Residence (STR) yang berlokasi di Pulo Gebang, Jakarta Timur, KSO PT Bakrieland Development Tbk dan Perum Perumnas sebagai pengembang kompleks apartemen murah ini akan segera membangun lima menara berikutnya.

Lima menara yang sudah selesai pembangunannya terdiri dari Grey Tower, Yellow Tower, Green Tower, Ruby Tower dan Tosca Tower yang secara total memiliki 2.283 unit apartemen yang ditawarkan dengan kisaran harga Rp. 380 juta hingga Rp. 480 juta kini tinggal menyisakan kurang dari 100 unit yang belum terjual.

Untuk lima tower berikutnya , pada tahap pertama akan dibangun Brown Tower yang menawarkan sebanyak 607 unit apartemen tipe bervariasi antara lain tipe 21, 25, 30, 36, 43, 52 hingga tipe 62.

Harga unit apartemen Brown Tower ini dibanderol sepuluh persen lebih tinggi dibanding yang sebelumnya. Untuk unit apartemen terkecil akan dijual dengan harga sekitar Rp. 300 jutaan sedangkan unit yang terluas sekitar RP. 500 jutaan.

Menurut penjelasan Hermon Simanjuntak, Promotion and Business Development Manager Sentra Timur Residence, Brown Tower yang akan dibangun ini memiliki perbedaan dibandingkan dengan lima menara sebelumhya, khususnya pada tampilan fasad, fasilitas hingga harganya.

Menurut Hermon, pemasaran unit apartemen Brown Tower akan dimulai pada akhir kuartal pertama, yaitu sekitar April 2016.

Untuk mengembangkan lima menara baru tersebut sudah disiapkan anggaran dana sekitar Rp. 200 miliar dan untuk target penjualan Brown Tower pada pemasaran tahun pertama ditetapkan sekitar Rp. 120 miliar.

Selain Brown tower, kelima menara baru yang akan dikembangkan adalah , Blue Tower, Violet Tower, Maroon Tower, dan Magenta Tower dengan total unit apartemen dari kelima menara tersebut adalah 2.018 unit.


Monday, December 28, 2015

Apartemen Islami Pertama di Depok Akan Segera Hadir

Tidak lama lagi komplek hunian apartemen di Kota Depok akan segera bertambah. Pengembang properti PT Griya Sarana Jaya Property akan segera membangun apartemen dengan nuansa Islami di kota ini. Tidak tanggung-tanggung, apartemen yang akan segera dibangun dengan nama Grand Zamzam Towers ini nantinya akan terdiri dari 10 menara yang terbagi dalam 9 menara untuk apartemendan 1 menara untuk perkantoran.

Komplek apartemen Grand Zamzam Towers akan menempati lahan seluas 3 hektar dan berlokasi di Jalan Margonda Raya, tepat di jantung kota Depok.

Menurut  Direktur Manajemen Pemasaran Grand Zamzam Towers, Guntur Subagja, total biaya konstruksi untuk membangun 1o menara tersebut memerlukan investasi senilai Rp. 2,25 triliun. Nilai investasi ini memang tergolong tinggi karena harga lahan di Jalan Margonda Raya yang cukup mahal.

PT Griya Sarana Jaya Property mengklaim bahwa apartemen Grand Zamzam Towers merupakan apartemen pertama di kota Depok yang dirancang dengan pendekatan konsep Islami. Menurut Guntur, konsep ini nantinya akan dipresentasikan dengan pembangunan mesjid terbesar di Jalan Margonda sebagai etalase proyek serta mempresentasikan nilai-nilai relijius lainnya dalam pengembangan apartemen tersebut yang antara lain seperti pengembangan ramah lingkungan, kebersihan serta silahturahmi antar-penghuni apartemen nantinya.

Untuk itu juga maka disetiap menara apartemen akan dilengkapi dengan sentra komunitas dan fasilitas-fasilitas yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh penghuni untuk beraktifitas dan bersosialisasi.  Namun demikian seperti dituturkan Guntur, mereka tidak akam membatasi pembeli harus dari kalangan muslim. Semua calon pembeli dari latar belakang agama apa saja akan diterima dengan tangan terbuka.

Menara Cordoba adalah menara pertama yang akan mulai dikembangkan pada Januari tahun 2016 mendatang. Menara ini akan terdiri dari 986 unit apartemen tipe studio seluas 21,67 meter persegi dengan harga yang dibanderol Rp. 393 juta per unit.

Masih menurut Guntur, lama waktu pengembangan menara Cordoba ini sekitar 18 bulan atau maksimal 2 tahun sehingga sesuai rencana menara ini sudah selesai pertengahan tahun 2017 dan akan diserahterimakan kepada penghuni secara bertahap dimulai pada kuartal ketiga 2017.


Developer Yogyakarta Berebut Curi Momentum Akhir Tahun di Jogja Top Property

Melalui pameran Jogja Top Property yang digelar pada tanggal 23 – 28 Desember 2015 di Atrium Ambarrukmo Plaza, para pengembang properti di wilayah Yogyakarta mencoba memanfaatkan momentum akhir tahun ini untuk menggenjot tingkat penjualan properti mereka.  Masing-masing pengembang bertindak lebih aktif dan agresif merebut pasar hingga kuartal pertama tahun 2016 mendatang.

Menurut penuturan Jeffri Ardiatma, Direktur Utama Trah Development kepada Kompas.com, Jumat (25/12/2015), mayoritas pengembang yang ada di Yogyakarta mengeluh karena turunnya daya serap pembelian dari masyarakat Yogyakarta hingga akhir tahun 2015 ini. Penurunan daya serap ini telah menyebabkan penurunan harga properti yang ditawarkan jauh lebih muran dan terjangkau.

Menurut Jeffri, baik daya beli investor maupun pengguna terjadi penurunan akibat menurunnya peredaran uang di masyarakat serta tingginya tingkat inflasi dan suku bunga. Namun disinilah, kata Jeffri, para investor bisa mengambil peluang untuk membeli properti secara tunai karena harga jual yang ditawarkan sangat miring. Menurutnya kondisi ini akan bertahan hingga kuartal pertama tahun 2016.

Jeffri juga menyarankan agar calon pembeli yang mencari properti melalui pameran agar berhati-hati dalam memilih pengembang karena tidak dapat dipungkiri bahwa banyak developer yang juga nakal karena miringnya harga jual, dimana mereka mensiasati dengan menurunkan kualitas. Calon pembeli dianjurkan untuk memastikan garansi legalitas dan bangunannya. Calon pembeli juga harus lebih peka.

Sementara dari pihaknya, Jeffri menyatakan bahwa mereka tidak tanggung-tanggung dalam menarik minat calon pembeli. Yaitu dengan menyiapkan berbagai macam bonus, mulai dari paket furnished gratis, biaya KPR gratis hingga iming-iming hadiah mobil Honda HRV yang semuanya ditawarkan selama pameran Jogja Top Property Desember 2015 ini.

Jeffri sendiri mengaku optimis akan terjadi perbaikan positif terhadap pertumbuhan properti di 2016 berkat rencana pembangunan infrastruktur dan dukungan sektor ekonomi lain yang terus meningkat.


Tuesday, August 4, 2015

Cluster Baru di Gading Serpong, Konsumen Bisa Tentukan Desain Rumah Sendiri


Ada yang spesial pada cluster terbaru yang diluncurkan oleh PT Paramount Land di Gading Serpong, Tangerang Selatan. Cluster yang baru dilansir pada Rabu (29/7/2015) kemarin, yaitu cluster Amarillo Village dirancang sebagai hunian dimana desain rumah dapat disesuaikan dengan kebutuhan penghuni.

Dalam cluster ini ditawarkan luas tanah 5 x 8 dengan unit tersedia terdiri dari tipe 45 meter persegi, 53 meter persegi dan 59 meter persegi. Sedangkan untuk luas tanah 4 x 8 tersedia tipe 36 meter persegi dan 41 meter persegi.

Menurutu Aryo Tri Ananto, Direktur PT Paramount Land, dengan rancangan compact design, pembeli dibebaskan untuk merancang desain rumah mereka sesuai dengan selera maupun kebutuhan.  Pengembang telah menyediakan pilihan tata letak ruang yang efisien dalam 3 alternatif desain yaitu Klasik, Modern dan France.

Selanjutnya setiap unit di cluster Amarillo Village ini menurut Aryo terdiri dari dua lantai. Untuk tipe 32/42 memiliki dua kamar tidur, satu kamar mandi utama serta kamar asisten rumah tangga. Untuk tipe 40/53 terdapat dua kamar tidur utama, dua kamar mandi dan satu kamar asisten rumah tangga. Selanjutnya untuk tipe 40/50 terdiri dari 3 lantai dengan dua kamar tidur utama, 2 kamar mandi utama, 1 kamar asisten rumah tangga dan 1 kamar mandi asisten rumah tangga.

Cluster Amarillo Village dipasarkan diatas lahan seluas 8,8 hektar dengan harga terendah 600 juta rupiah perunit hingga harga tertinggi 700 juta rupiah per unit.

Perumnas Siap Bangun Rumah Rakyat Dengan Dana PMN 1 Triliun Rupiah

Di tahun 2015 ini Perum Perumnas sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memperoleh Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar 1 triliun rupiah.  Hanya separoh dibanding nilai yang diajukan oleh perusahaan pemerintah ini.  Namun begitu, menurut Himawan Arif Sugoto, Direktur Utama Perumnas, meskipun tidak sesuai harapan, dana PMN dari pemerintah ini akan sangat bermanfaat. Perumnas akan menggunakan dana tersebut untuk membangun rumah rakyat sebanyak 33.000 unit. Jumlah ini memang masih kurang dibanding target yang ditetapkan oleh pemerintah dikarenakan dana PMN tidak hanya untuk digunakan sebagai dana membangun rumah, namun juga dibutuhkan untuk melakukan akuisisi lahan.

Menurut Himawan, dana yang tersedia memang tidak memadai untuk membangun rumah sesuai target pemerintah, yaitu sebanyak 36.000 rumah karena alokasi sebagian dana untuk biaya akuisisi lahan dimana akuisisi ini sangat penting untuk menunjang pembangunan rumah. Namun Himawan menegaskan bahwa target pembangunan tidak akan direvisi.

Selanjutnya Himawan menjelaskan bahwa target tersebut diatas akan coba dikejar dengan beberapa cara. Antara lain dengan bantuan dana dari Kementrian BUMN, kemudian bisa juga dengan bantuan tanah dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Hingga saat ini Perumnas sedang dalam proses akuisisi lahan yang cukup besar di Palembang, Sumatera Selatan dan di Makassar, Sulawesi Selatan. Proses akuisisi yang sudah dimulai sejak akhir tahun 2014 itu berluas total 200 hektar, yaitu di masing-masing wilayah seluas 100 hektar.

Perumnas saat ini juga memiliki lahan yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia yaitu di Sumatera berada di Nias, Medan, Batam dan Bengkulu. Di Jawa Barat berada di Bandung, Cilegon, Cirebon dan Parung Panjang. Di wilayah jawa berada di Yogyakarta dan Pati. Kemudian ada juga di Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Kendari, Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat dimana total kepemilikan lahan oleh Perumnas sudah lebih dari 2.000 hektar dan akan terus bertambah.

Namun sayang, hingga saat ini dana PNM sebesar 1 triliun rupiah tadi belum juga turun.


The City Tower Jakarta, Tahan Hingga 500 Tahun Gempa


Gedung The City Tower merupakan salah satu gedung yang berdiri kokoh di area central business district (CBD) Thamrin, Jakarta.  Gedung ini berbentuk asimetri, ramping serta memiliki komposisi dinamis dan mengadopsi bentuk nautilus.  Puncaknya bermahkotakan baja spiral setinggi 30 meter.

Gedung yang terletak tepatnya di Jalan MH Thamrin nomro 81, Jakarta Pusat ini merupakan hasil rancangan biro arsitek yang berbasis di Singapura yaitu DP Architects. Biro ini sudah terbiasa bekerjasama atau ditunjuk oleh pengembang-pengembang properti besar di Indonesia seperti Lippo Group dan KG Global Development dan telah memiliki sejumlah portfolio gedung pencakar langit di Jakarta dan beberapa kota besar lainnya di Indonesia.

DP Architects biasanya menggandeng biro arsitek lokal dalam merancang properti-properti tersebut. Khusus untuk rancangan gedung The City Tower milik PT Kencana Graha Mandiri, anak usaha KG Global Development, DP Architects mengajak Arkonin Jakarta untuk berkolaborasi.
The City Tower dibangun setinggi 33 lantai, memiliki total luas bangunan 72.399,70 meter persegi, dilengkapi area parkir bawah tanah sebanyak 5 lantai.

Gedung yang dibangun dengan menghabiskan biaya sekita 650 miliar rupiah ini dirancang dengan struktur yang tahan gempa dimana gedung ini mampu menahan hingga 500 tahun gempa dengan percepatan tanah puncak 0.230 g.

Tingkat Penjualan Apartemen Merosot di Kuartal Kedua Tahun 2015

Sampai akhir tahun 2015 diperkirakan tidak akan terjadi lonjakan yang signifikan terhadap harga rata-rata kondominium dan apartemen strata di kawasan Jakarta dan sekitarnya.  Harga rerata kondominium di kawasan Jakarta yang saat ini berada di level 22,9 juta rupiah per meter persegi,  menurut prediksi Leads Property Indonesia hanya akan mengalami kenaikan dalam kisaran 5 hingga 8 persen. Sementara untuk pasokan eksisting kondominium hingga akhir 2015 diperkirakan akan mencapai 155.889 unit atau mengalami kenaikan sebesar 20.2 persen dibanding kuartal kedua.

Pada kuartal kedua telah terjadi penambahan pasokan kondominium secara kumulatif dari beberapa proyek yang ada, khususnya di kawasan Jakarta Selatan yaitu sebanyak 9.100 unit.  Terjadi peningkatan yang signifikan dibandingkan kuartal sebelumnya. Akibatnya terjadi penurunan tingkat penjualan hingga 2,5 persen.

Menurut Hendra Hartono, CEO Leads Property Indonesia, seperti disampaikan kepada Kompas.com, Rabu (29/7/2015), bahwa diprediksikan tingkat penjualan secara keseluruhan hingga akhir 2015 akan mencapai kisaran 91 sampai 92 persen.

Sebelumnya Cushman & Wakefield Indonesia telah memaparkan mengenai indikasi pertumbuhan moderat kondominium. Berdasarkan hasil riset mereka bahkan menunjukkan bahwa seluruh aktivitas penjualan, pra penjualan, maupun tingkat hunian kondominium, semuanya mengalami penurunan dimana kinerja negatif ini sudah mulai terjadi dari awal tahun hingga akhir bulan Juni 2015.

Terjadinya penurunan aktivitas ini dikarenakan para pembeli lebih memilih untuk menunggu kepastian kondisi ekonomi sebelum memutuskan untuk membeli unit apartemen. Seperti kita ketahui bahwa pertumbuhan ekonomi tidak lebih dari 5 persen sementara pasar saham juga terjadi penurunan 6,7 persen per tanggal 25 Juni 2015 dan nilai tukar rupiah juga tidak sama baiknya mengalami depresiasi 2,3 persen menjadi 13.265 rupiah per 1 USD.

Penurunan tingkat penjualan apartemen menurun menjadi  97,7 persen di kuartal kedua tahun 2015, merosot 0,1 persen dari kuartal sebelumnya sementara tingkat hunian juga merosot menjadi 59,9 persen atau anjlok 3,8 persen dibanding kuartal sebelumnya.


Sunday, May 10, 2015

Laba Perusahaan Properti PT Duta Pertiwi Tbk Anjlok 43%

Jika pada kurtal pertama tahun 2014 kemarin PT Duta Pertiwi Tbk (Duta Pertiwi) berhasil membukukan laba bersih mereka senilai 206,04 miliar rupiah, pada kuartal I-2015 ini perolehan laba bersih mereka anjlok hingga 43 persen atau hanya sebesar 117,25 miliar rupiah.

Demikian salah satu penyampaian Lie Jani Harjanto, Direktur Utama Duta Pertiwi ketika melakukan konperensi pers di Hotel JW Marriot, Jakarta, Rabu (6/5/2015).

Selain itu marjin laba bersih perusahaan ini juga turun dari yang sebelumnya mencapai 46,1 persen, kini hanya 32 persen.

“Ini merupakan tantangan berat bagi industri properti,” ujar Lie Jani Harjanto.

Namun demikian, khusus untuk pendapatan sewa perusahaan properti ini di kuartal I-2015 terjadi kenaikan 8 persen, yaitu sebesar 128,53 miliar rupiah dibandingkan kuartal yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencapai 119,41 miliar rupiah.

Menurut Harjanto, kontribusi pendapatan sewa dari total pendapatan Duta Pertiwi mencapai 35 persen dan terjadinya pertumbuhan dari pendapatan sewa disebabkan membaiknya permintaan unit-unit perkantoran dan perbelanjaan di lokasi-lokasi strategis yang selama ini memang menjadi fokus anak perusahaan PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) ini.

Untuk pendapatan dari penjualan unit properti baik rumah, tanah dan ruko mencapai 165,20 miliar rupiah. Jauh menurun dibandingkan pendapatan di periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 248,81 miliar rupiah.  Penjualan unit properti merupakan penyumbang utama bagi total pendapatan perusahaan ini dengan kontribusi hingga 45 persen.


Tuesday, May 5, 2015

Desain Rooster Yang Membuat Anda Betah Di Rumah


Tren dan desain rumah baru banyak bermunculan. Rata-rata menampilkan rancangan yang kreatif dan inovatif, serta dapat mempercantik bangunan. Namun, tidak lupa dengan tujuan awal, yaitu membuat rumah lebih nyaman yang akan membuat anda betah berlama-lama di rumah, seperti Rooster, solusi rumah sejuk berikut ini.


Tinggal di daerah beriklim tropis seperti Indonesia memang membuat beberapa orang merasa senewen. Saat musim hujan, terasa dingin walaupun sedang berada di dalam rumah. Begitupun sebaliknya, pada musim panas, rumah terasa gerah dan engap. Untuk menjadikan rumah terasa lebih sejuk, tidak perlu memasang kipas atau AC dimana-mana yang malah akan membuat kita ikut menyumbangkan global warming.  Karena itu, dibutuhkan sebuah solusi rumah sejuk tanpa harus merusak bumi. Apa saja yah solusi itu???

Andalan solusi rumah sejuk adalah Rooster. Rooster atau lubang angin menjadi pilihan karena selain berfungsi untuk membuat sirkulasi udara, juga berguna untuk nilai estetika dari rumah itu sendiri. Rooster dibuat dari berbagai macam bahan, diantaranya dari beton, semen pasir yang dipadatkan, keramik, dan tanah liat. Motifnya pun beragam, seperti motif kotak, bulat, dan bunga yang bisa dipilih sesuai selera.

Rooster bisa dibuat untuk pengganti pagar, jadi pemisah antar ruangan, atau bisa juga menjadi secondary skin.  Seperti rumah Pdt. Em. Ras Pandiangan, Bintaro, Tangerang. Lubang angin disulap menjadi pagar. Biasanya, pagar berukuran tinggi tanpa celah akan menghalangi angin masuk ke dalam rumah. Namun, pagar dari rooster ini akan membuat aliran angin lebih kencang masuk ke dalam rumah. Caranya pun mudah, material rooster cukup direkatkan dengan campuran semen dan pasir. Lalu finishing rooster dengan cat tembok waterproof agar terhindar dari lumut. Lubang-lubang angin sebaiknya dibuat selang-seling dengan batu bata agar privasi rumah tetap terjaga.

Berbeda dengan rumah Ayu Suhartini, Bintaro, Tangerang. Rooster dibuat sebagai pembatas antar ruang sehingga menjadi unik dan menarik. Pembatas ruang yang semi terbuka juga memberikan kesan yang lebih lapang dibandingkan dengan dinding masif. Hal tersebut juga menampilkan view dinding yang menarik dan udara pun akan mengalir lancar. Rooster yang dipakai adalah rooster berbentuk oval dari bahan papan kayu. Jangan lupa, pembatas dicat dengan warna pilihan agar lebih eye-catching . Jadi, Anda tidak perlu menambah hiasan di sana.

Atau bisa juga meniru ide solusi rumah sejuk dari rumah Bambang Adi Prasetyo, Bintaro, Tangerang. Rooster dibuat sebagai secondary skin. Selain membuat sirkulasi udara menjadi lancar, secondary skin juga mampu melindungi ruangan agar tidak terasa panas, namun tetap mendapatkan cahaya. Material yang dipakai bisa dari besi, alumunium, bambu, kayu, atau baja ringan. Secondary skin ada yang bersifat permanen dan semi permanen. Jenis semi permanen memungkinkan Anda menggeser, membuka-tutup, layaknya dinding geser.

So, solusi rumah sejuk mana yang akan anda pilih ???

Friday, February 20, 2015

Daftar Rumah di Jual di Cengkareng - Jakarta Barat 20 Februari 2015

Rumah di Jual Murah di Green Lake City, Ukuran 8 x 20 -  Cengkareng Jakarta Barat
Rumah di Jual Murah di Green Lake City

Harga : Rp 2.900.000.000
Luas Bangunan : 157 m2 (bangunan)

Rumah di jual di Green Lake City, cluster Europe.
Ukuran 8x20
LT/LB : 160m/157m
KT/KM : 3+1/3+1, 2lantai

Memiliki fasilitas disekitarnya antara lain :
1. Akses langsung ke jalan tol
2. Entertainment & lifestyle mall
3. Dekat dengan Rumah Sakit taraf Internasional
4. Dekat Universitas
5. Dekat International School
6. International Hotel
7. Food & Festival Walk
8. Waterpark
9. Office Tower, Banking & Commercial
10. Sistem cluster & Keamanan 24 jam
11. Memiliki sumber air WTP (bisa langsung diminum)

Yang berminat silahkan hubungi :
Dony - Property8 - 082233419405 - PIN:7417FCEA
 Herman- Property8 - 081315254099 - PIN:297D1EF9


Rumah di Jual Murah di  Green Lake City 6x16



Dijual murah RUmah di Green Lake City Cluster Amerika Latin
LT/LB : 96m/108m, KT/KM : 3+1/2+1, 2lantai
Harga : Rp. 1.900.000.000

Dengan fasilitas-fasilitas sebagai berikut :
1. Sumber air WTP yang bisa langsung diminum
2. Keamanan 24 jam dengan sistem cluster
3. Tersedia office tower, banking dan commercial building
4. Tempat rekreasi waterpark
5. Akses jalan tol langsung
2. Entertainment & lifestyle mall
3. International Hospital
4. University
5. International School
6. International HOTEL
7. Food Festival Walk

Yang berminat silahkan hubungi :
Herman- Property8 - 081315254099 - PIN:297D1EF9
Dony - Property8 - 082233419405 - PIN:7417FCEA


Pameran Indonesia Properti Expo 2015

Pameran Indonesia Properti Expo kembali di gelar untuk kesekian kalinya. Kali ini Indonesia Properti Expo 2015 diselenggarakan di Hall A jakarta Convention Center Senayan sejak tanggal 14 Februari, bertepatan dengan Hari Kasih Sayang hingga tanggal 22 Februari mendatang. Pameran yang diadakan setiap tahun ditempat yang sama ini merupakan ajang pameran perumahan dan properti murah di Indonesia. Di pameran ini anda akan mendapatkan berbagai informasi seputar perumahan dan properti murah dimana hadir dalam pameran ini pengembang-pengembang terkemuka dengan berbagai produk perumahan terbaru mereka disertai dengan promo, bonus hingga penawaran-penawaran pembelian properti yang sangat menarik hingga pengajuan KPR akan disediakan bagi semua pengunjung.

Pameran properti ini sangat bermanfaat bagi anda yang sedang mencari properti seperti rumah dan apartemen untuk dihuni ataupun sekedar berburu properti untuk investasi, karena pada Indonesia Properti Expo 2015 ini ikut sekitar 180 pengembang perumahan terkemuka dengan jumlah proyek properti hingga 400 proyek yang dihadirkan untuk pengunjung pameran. Siapa tahu anda akan menemukan rumah atau properti idaman anda disini.

Monday, November 17, 2014

Cara dan Tips Membeli Properti dari Lelang Pengadilan

Membeli properti melalui proses lelang di pengadilan harus berhati-hati, bisa jadi bukannya anda mendapatkan properti dengan harga murah malah sebaliknya. Sebelum mengikuti proses lelang properti yang digelar oleh pengadilan, ada baiknya anda ketahui hal-hal berikut :

  1. Pengumuman penjualan lelang oleh pengadilan selalu dilakukan secara terbuka sebanyak dua kali melalui media cetak
  2. Lelang baru dianggap sah jika diikut minimal sebanyak 2 orang peserta lelang.
  3. Untuk ikut menjadi peserta lelang (penawar), wajib membayar jaminan (deposit) sejumlah uang yang besarnya ditentukan berdasarkan harga pembelian lelang
  4. Uang jaminan (deposit) akan dikembalikan jika penawar tidak menjadi pemenang lelang
  5. Penawaran dilakukn secara lisan di depan pejabat lelang
  6. Penawar yang ditetapkan sebagai pemenang harus membayar tunai pokok serta biaya lelang dan uang miskin kepada pejabat lelang ketika lelang berlangsung.

Nah, selain mengetahui proses lelang yang benar,jika yang dilelang adalah properti maka anda harus mengetaui 2 hal berikut sebelum mengikuti lelang properti :

  1. Pengadilan menganggap peserta lelang paham dengan semua biaya yang akan timbul setelah membeli properti melalui proses lelang, termasuk biaya renovasi dan lain sebagainya. Untuk itu sebelum mengikuti lelang, cari tahu terlebih dahulu seputar properti yang akan anda beli dan biaya-biaya yang terkait nantinya.
  2. Sebelum mengikuti lelang properti, cari tahu dahulu dan pastikan bahwa properti yang akan anda beli dalam keadaan kosong karena seringkali properti yang dilelang oleh pengadilan masih ditempati oleh penghuni sebelumnya dan untuk mengosongkan properti seperti ini bukanlah perkara yang mudah.