Showing posts with label Kawasan Industri. Show all posts
Showing posts with label Kawasan Industri. Show all posts

Tuesday, August 4, 2015

The City Tower Jakarta, Tahan Hingga 500 Tahun Gempa


Gedung The City Tower merupakan salah satu gedung yang berdiri kokoh di area central business district (CBD) Thamrin, Jakarta.  Gedung ini berbentuk asimetri, ramping serta memiliki komposisi dinamis dan mengadopsi bentuk nautilus.  Puncaknya bermahkotakan baja spiral setinggi 30 meter.

Gedung yang terletak tepatnya di Jalan MH Thamrin nomro 81, Jakarta Pusat ini merupakan hasil rancangan biro arsitek yang berbasis di Singapura yaitu DP Architects. Biro ini sudah terbiasa bekerjasama atau ditunjuk oleh pengembang-pengembang properti besar di Indonesia seperti Lippo Group dan KG Global Development dan telah memiliki sejumlah portfolio gedung pencakar langit di Jakarta dan beberapa kota besar lainnya di Indonesia.

DP Architects biasanya menggandeng biro arsitek lokal dalam merancang properti-properti tersebut. Khusus untuk rancangan gedung The City Tower milik PT Kencana Graha Mandiri, anak usaha KG Global Development, DP Architects mengajak Arkonin Jakarta untuk berkolaborasi.
The City Tower dibangun setinggi 33 lantai, memiliki total luas bangunan 72.399,70 meter persegi, dilengkapi area parkir bawah tanah sebanyak 5 lantai.

Gedung yang dibangun dengan menghabiskan biaya sekita 650 miliar rupiah ini dirancang dengan struktur yang tahan gempa dimana gedung ini mampu menahan hingga 500 tahun gempa dengan percepatan tanah puncak 0.230 g.

Monday, June 2, 2014

Kawasan Industri di Jateng dan Jatim Meningkat Tinggi

Tingkat perkembangan kawasan industri di Indonesia khususnya di daerah Jawa Barat kian hari semakin melonjak tinggi. Kepadatan kawasan industri di daerah itu membuat sebagian pengelola mencari tempat guna membangun kawasan industri yang lebih  luas, sepeti di daerah Jawa Tengah dan jawa Timur.

Menurut Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI), Sanny Iskandar, Jawa Tengah (Semarang, Kabupaten Kendal dan sekitarnya) dan Jawa Timur (Pasuruan, Sidoarjo, Gresik, Ngoro dan sekitarnya) punya potensi tak kalah besar untuk menjadi basis pertumbuhan kawasan industri yang melayani perusahaan Nasional dan Multinasional. "Perusahaan-perusahaan dengan jenis industri spesifik yang padat karya seperti industri makanan, minuman, dan consummer goods, akan membuka pabriknya di kawasan industri Jawa Tengah dan Jawa Timur. Mereka membuka pabrik baru sebagai bagian dari ekspansi bisnis dan ada juga perusahaan yang baru membuka pabrik di kawasan industri sesuai UU No 3 Tahun 2012 yang mengharuskan perusahaan mengoperasikan pabriknya di kawasan industri," jelasnya saat ditemui di dikantornya, Sabtu (31/5/2014).

Meskipun secara umum pertumbuhan kawasan industri melambat pada tahun 2014 dan lahan yang terserap pasar diprediksi hanya 350 hektar, namun Sanny optimistis Jawa Tengah dan Jawa Timur akan tumbuh pesat. Hal ini didorong oleh faktor tenaga kerja yang berlimpah dan juga upah mininum.

Tak mengherankan, catatan penjualan selama kuartal 2014 saja, menurut data HKI, terjual seluas 20 hektar lahan kawasan industri di Jawa Tengah, dan 35 hektar lahan kawasan industri di Jawa Timur.